This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Pages

Rabu, 23 Oktober 2013

ANTARA KEADILAN DAN KEKUATAN UANG


            Keadilan adalah melakukan suatu tindakan atau perbuatan yang sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada pada saat itu, dengan mempertimbangkan segala sesuatunya. Dalam masyarakat sering kita jumpai ketidak adilan, terutama dalam masalah putusan hukum yang sering terjadi di negara kita ini yang mana keadilan sering dijual dengan Uang, sehingga Uang adalah lebih tinggi dan kuat kedudukannya dibandingkan dengan keadilan, dikarenakan uang sebagai alat yang bisa digunakan untuk melakukan segala sesuatu dalam kehidupan bermasyarakat sehingga uang dianggap sebagai sumber atau pokok dari semuanya seperti sebuah pernyataan yang mengatakan A Golden Opens Every Doors.
            Dalam kehidupan masyarakat terdahulu hanya ada istilah barter yaitu komoditas pertukarkan langsung antar barang dengan barang yang lain, dimana nilai barang yang dipertukarkan disamakan dengan nilai total barang dari pihak lain. Apabila per unit barang memiliki nilai yang berbeda, maka jumlah unitnya dapat berbeda antar pihak tersebut.
            Ketika sudah dikenal uang, maka uang menjadi alat pengukur nilai yang dikandung barang, yaitu dengan melekatkan harga pada barang tersebut. Karenanya, uang akhirnya berkembang menjadi simbol kerja manusia yang melekat pada komoditas. Proses pertukaran pada tahap-tahap awal ini adalah berpola ”komoditas-uang-komoditas”. Uang semata-mata hanya difungsikan untuk memudahkan besar nilai barang, sehingga uang hanya membantu dalam pertukaran. Pola seperti ini kemudian berubah menjadi ”uang-komoditas-uang”.
Kapitalisme dicirikan oleh pola pertukaran yang kedua ini yaitu uang-komoditas-uang. Jika pada pola pertama uang hanyalah alat yang membantu pertukaran, pada pola kedua pertukaran dipersembahkan untuk uang. Orang membeli komoditas untuk kemudian dijual lagi adalah untuk mendapatkan uang lebih banyak. Tujuan pokoknya disini adalah memperbanyak uang. Dalam bahasa Marx disebut: ”commences with money and ends with money” (dimulai oleh uang dan diakhiri dengan uang). Hal ini terjadi ketika ”uang berikutnya” dalam pola uang-komoditas-uang lebih besar dibandingkan ”uang pertama”. Kapitalis membeli barang dengan harga murah dan lalu menjualnya lebih tinggi. Ini merupakan salah satu bentuk nilai lebih (surplus value). Berbeda dengan Max weber yang mengatakan bahwa suatu tindakan sosial timbul karena dorongan atau motivasi yang sifatnya emosional dari perseorangan itu sendiri.
Dari keterangan diatas dapat kita simpulkan bahwa tindakan masyarakat lebih mementingkan uang dari pada keadilan dikarenakan lingkungan ekonomi sehingga mendorong seseorang melakukan suatu hal yang menentang keadilan hukum dengan lebih mengutamakan uang untuk memenuhu kehidupan mereka yang kurang stabil atau sebuah tujuan awal dimana mereka melaksanakan tugasnya bukan karena tujuan mengabdi dan membantu masyarakat itu sendiri, melainkan menjadikan tuigas tersebut sebagai sarana untuk mendapatkan penghidupan yang lebih baik sehingga menyebabkan mereka melakukan hal tersebut, atau juga boisa disebabkan dengan biaya pendaftaran untuk menjadi aparat hukum yang terlalyu mahal sehingga mereka memikirkan bagaimana bisa mengem balikan uang tersebut dengan cepat dan menjadi lebih berlimpah ketika mereka telah menjadi aparat penegak hukum.

Kesimpulannya adalah bahwa semakin tinggi nilai ekonomi dan pengluaran uang yang dilakukan seseorang, maka hal tersebut akan membuat seseorang berusaha untuk mendapatkan uang sebanyak dan secepat mungkin dengan menggunakan segala cara.

Selasa, 22 Oktober 2013

Hati

Panas api mudah diobati
Panas jiwa sulit disembuhkan
          Jadi orang harus berhati-hati
          Agar jiwa tak diremehkan
(7/12/08)




Lampu malam harus dinyalakan
Supaya dapat menuntun kita
             Punya ilmu harus diamalkan
             Agar kelak menerangi kita
(7/12/08)



Tanam biji disamping telaga
Selalu dijaga karena rawan
           Punya janji harus dijaga
           Agar tak menyakiti hati kawan
(23/10/13)





Kamis, 17 Oktober 2013

A



11.      Adoh tanpa wangenan, cedhak tanpa senggolan.
         (Jauh tanpa batas, dekat namun tak bersentuhan)

22.       Aining diri soko lathi.
         (Harga diri seseorang tergantung pada mulut (ucapan))

Senin, 14 Oktober 2013

Perjuangan




Berdiri tegak.
Tak gentar maupun gemetar
Tak mundur ataupun merunduk
Mengadah menghadang musuh
        Niat suci menjadi senjata
        Keberanian menjadi penyangga
        Menegakkan nama Allah
        Kibarkan bendera kebajikan
Besar, kecil, Tua nan Muda
Bersatu padu
Dengan nama dan tujuan yang satu
Korbankan jiwa raga demi Dzat Yang Maha Suci
        Derasnya hujan peluru tak menyurut
        Letusan-letusan bom tak mereda
        Drah merah sang pejuang bercucuran
        Menjadi saksi tuk para jiwa yang suci

By:Wafabdoel (15/9/11)

Minggu, 06 Oktober 2013

Kata kata bijak

barangsiapa yang tak mempunyai wirid maka dia seperti kera


ilmu itu bagaikan benih, ladangnya adalah amal, dan airnya adalah ikhlas


aku tidak pernah takut dengan hari esok, karena aku telah mengenal hari kemaren dan mencintai hari ini


orang yang berhasil bukanlah orang yang tak pernah gagal, tapi orang yang berhasil adalah orang yang selalu sanggup bangkit dari setiap kegagalannya.



Se ekor burung ditangan lebih baik dari dua tapi disemak belukar

Jumat, 04 Oktober 2013

Sahabat

Sahabat......
Apakah engkau selalu setia menemani......?
Disaat terjaga maupun terpejam
Disaat tertawa maupun tertangis
Disaat terdesak maupun terasing

Sahabat.......
Dimanakah engkau selalu setia menemani.....?
Ketika diatas tahta atau dibawah jembatan
Ketika memberi atau mengadah
Ketika mengangak atau merunduk

Sahabat.......
Kapankah engkaau selalu setia ada....?
Waktu luang ataukah sempit
Waktu sehat ataukah sakit
Waktu hidup ataukah mati

Satu sahabat lebih dari cukup dibanding seribu kawan
Seribu lawan lebih baik dibanding satu musuh

Sahabat........
Bisakah ku menemukan mu
Bisakah ku mendapatkan mu
tuk selalu menemaniku dihari lalu, sekarang dan kelak......

By: Wafabdoel (06:10:13)